GENTANASIONAL.COM, MUARA DUA | Sosialisasi empat pilar kebangsaan dilakukan Anggota Fraksi Partai NasDem Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Irma Suryani dengan merangkul konstituennya di Kabupaten OKU Selatan, (7/5/2022). Irma mengatakan memiliki tugas dan tanggung jawab memberi pemahaman kepada masyarakat mengenai 4 pilar kebangsaan.
Empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonsia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika, adalah tiang penyangga yang kokoh bagi rakyat Indonesia. Keempatnya harus dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kegiatan dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan pemahaman Empat Pilar Kebangsaan, harapannya masyarakat dan kader Partai NasDem yang hadir bisa mewujudkannya dalam kehidupannya sehari-hari,” katanya saat penyampaian materi di Desa Kiwis Raya, Dusun 1 Desa Kiwis Raya, Kecamatan Warkuk, Ranau Selatan, Kab. Ogan Komering Ulu Selatan, Provinsi Sumatera Selatan.
Irma Suryani memberi pesan kepada Pemerintah agar kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan dapat juga dijalankan dan dilaksanakan sampai dengan wilayah-wilayah yang terpencil, sehingga masyarakat benar-benar memahami arti Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Bahkan kegiatan sosialisasi ini juga dapat dilakukan di sekolah-sekolah, mulai dari tingkat Sekolah Dasar sampai dengan jenjang perkuliahan.
MPR bersama Pemerintah Pusat maupun Daerah dalam mengembalikan dan menanamkan keberagaman menjadi suatu penguat kehidupan bernegara dan berbangsa melalui Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika sedang dalam proses dan terus didengungkan dalam setiap kesempatan.
Kegiatan Sosialisasi ini dilakukan khususnya di Kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan diikuti dengan penuh antusias dari peserta dan dapat dijadikan agenda yang rutin di wilayah-wilayah lain dengan peserta atau undangan dari berbagai kalangan khususnya dari kalangan aparat desa, petani, pedagang, tokoh agama, pemuka adat, tokoh masyarakat dan pihak lainnya yang meliputi segala aspek kehidupan bermasyarakat. Masukan dari masyarakat mengenai minimnya infrastruktur jalan umum serta murahnya harga-harga hasil pertanian menjadi masukan Ibu Irma Suryani kepada Pemerintah.
Kegiatan yang dihadiri kurang lebih 150 peserta ini pun menyasar masyarakat biasa dan generasi muda. Pemahaman terhadap nilai-nilai pancasila lanjut Irma, harus dibumikan tanpa mengenal golongan, adat istiadat, agama dan suku.
Pancasila menurut Irma, merupakan pijakan paling utama dalam semua aspek kehidupan bermasyarakat. Terjaganya persatuan bangsa Indonesia pasca Pemilu 2024 hanya bisa terwujud selama Pancasila masih menjadi landasannya.
Dalam kegiatan ini juga dipaparkan bagaimana peran dari empat pilar kebangsaan dalam meningkatkan perekonomian, yang pada utamanya kita harus paham makna Bhineka Tunggal Ika untuk mewujudkan Persatuan Indonesia.
(GN/Red.)













