Hukum  

Germas Forkoma PMKRI Nagekeo Mengutuk Keras Aksi Brutal Sekelompok Pemuda terhadap Ketua Permasna Kupang

Foto: Yosef Kalasan Mosa Adja, Germas Forkoma Nagekeo
DomaiNesia

GENTANASIONAL.COM, NAGEKEO | Tindakan kekerasan dan penyerangan membabi buta oleh sekelompok pemuda terhadap Ketua Perhimpunan Mahasiswa Nagekeo dan kawan-kawan di Kota Kupang pada Sabtu (30/10/2021) memantik amarah dari berbagai pihak terutama jagat Nagekeo.

Menyikapi kejadian tersebut, Yosef Kalasan Mosa Adja, Germas Forum Komunikasi Alumni (Forkoma) PMKRI Nagekeo mengutuk keras perbuatan premanisme oleh sekelompok pemuda terhadap Ketua Permasna Kupang.

“Saya mengutuk keras aksi tidak manusiawi yang dilakukan sekelompok anak muda terhadap ketua Permasna Kupang dan beberapa orang mahasiswa asal Nagekeo Kupang yang terjadi di kelurahan Liliba, kecamatan Oebobo, Kota Kupang. Sebagai warga negara Republik Indonesia pastinya kita mempunyai hak dan kewajiban untuk dilindungi dan mendapatkan perlindungan hukum, oleh sebab itu sebagai ketua Germas Forkoma PMKRI Nagekeo, saya minta aparat kepolisian harus bertindak tegas kepada pelaku sehingga bisa mendapatkan hukuman setimpal dengan Perbuatannya” ungkap Yosef.

Menurutnya, perlakuan tidak bermartabat oleh beberapa sekelompok pemuda terhadap ketua organisasi mahasiswa Nagekeo di Kupang ini sudah mencoreng nama baik dan marwah orang Nagekeo serta organisasi mahasiswa Nagekeo di Kota Kupang.

Pria yang juga mantan Ketua Permasna Kupang periode 2011-2012 ini mengatakan manusia sebagai makhluk Tuhan merupakan anugerah yang harus dihormati, dan persoalan ini adalah tanggung jawab kita bersama yang perduli terhadap perlakuan tidak manusiawi ini, akan tetapi secara normatif pihak yang paling bertanggung jawab secara hukum adalah negara, dalam hal ini adalah pemerintah.

Untuk itu Sandro sapaan akrap yang juga politisi muda Partai Demokrat Nagekeo minta kepada petugas yang berwajib dalam hal ini ada kepolisian untuk bertindak cepat dan tegas menyikapi persoalan ini, ia juga berharap semua komponen masyarakat Nagekeo dan teman teman mahasiswa Nagekeo di Kupang tetap tenang dan percayakan kepada Polri untuk tuntaskan persoalan ini.(Ral)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *