Indralaya, Gentanasional.com | Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan dilakukan Anggota Fraksi Partai NasDem Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Irma Suryani dengan merangkul konstituennya di Kabupaten Ogan Ilir, Rabu (30/04). Irma mengatakan memiliki tugas dan tanggung jawab memberi pemahaman kepada masyarakat mengenai Empat Pilar Kebangsaan.
Empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonsia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika, adalah tiang penyangga yang kokoh bagi rakyat Indonesia. Keempatnya harus dapat terimplementasi dalam kehidupan sehari-hari.
“Kegiatan dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan pemahaman empat pilar kebangsaan, harapannya masyarakat dan kader Partai NasDem yang hadir bisa mewujudkannya dalam kehidupannya sehari-hari,” katanya saat penyampaian materi di Kelurahan Tanjung Raja, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan.
Irma Suryani menyampaikan pesan kepada pemerintah agar kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan dapat juga dijalankan dan dilaksanakan sampai dengan wilayah-wilayah yang terpencil, sehingga masyarakat benar-benar memahaminya. Bahkan kegiatan sosialisasi ini juga dapat dilakukan di sekolah-sekolah, mulai dari tingkat Sekolah Dasar sampai dengan jenjang perguruan tinggi.
MPR bersama Pemerintah baik Pusat maupun Daerah dalam mengembalikan dan menanamkan keberagaman menjadi suatu penguat kehidupan bernegara dan berbangsa melalui Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika sedang dalam proses dan terus didengungkan dalam setiap kesempatan.
Kegiatan Sosialisasi ini dilakukan khususnya di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan diikuti dengan penuh antusias dari peserta dan dapat dijadikan agenda yang rutin di wilayah-wilayah lain dengan peserta atau undangan dari berbagai kalangan khususnya dari kalangan aparat desa, petani, pedagang, tokoh agama, pemuka adat, tokoh masyarakat dan pihak lainnya yang meliputi segala aspek kehidupan bermasyarakat. Masukan dari masyarakat mengenai rendahnya harga hasil pertanian, mahalnya harga pupuk dan langkanya pupuk subsidi akan menjadi masukan Irma Suryani kepada Pemerintah.
Kegiatan yang dihadiri kurang lebih 150 peserta ini yang menyasar masyarakat umum dan generasi muda. Pemahaman terhadap nilai-nilai pancasila lanjut Irma, harus dibumikan tanpa mengenal golongan, adat istiadat, agama dan suku.
Pancasila menurut Irma, merupakan pijakan paling utama dalam semua aspek kehidupan bermasyarakat. Terjaganya persatuan bangsa Indonesia hanya bisa terwujud selama Pancasila masih menjadi landasannya.
Dalam kegiatan ini juga dipaparkan bagaimana peran dari empat pilar kebangsaan dalam meningkatkan kesadaran berdemokrasi saat berkembang cepatnya teknologi canggih (AI dan robotic) menggantikan manusia dalam mengerjakan pekerjaan kantor dan pabrik. Pada utamanya kita harus paham makna Bhineka Tunggal Ika untuk mewujudkan persatuan Indonesia.
(gn/red).













