Jakarta, Genta Nasional | Sistem terbaru dari JICT (Jakarta International Conatainer Terminal) dengan menerapkan sistem waktu kedatangan gate in menuai kekecewaan dari pihak supir truk pengangkut peti kemas (supir kontener). Dengan ditetapkan penerapan kedatangan di pintu masuk JICT membuat antrian kendaraan (macet) di lapangan depan Pos Gate JICT. Sistem terbaru ini menuai kritik dari pihak supir kontener dan memperlambat proses bongkar muat, sehingga mengakibatkan antrian panjang dan kemacetan hingga keluar jalan raya.
Ditemui di lapangan Pintu Masuk JICT Pelabuhan Tanjung Priok, Rabu (12/07), Ahmad Yani salah seorang sopir kontainer mengungkapkan sistem sebelumnya jauh lebih bagus dari pada sistem terbaru yang seolah mempersulit sopir yang seharusnya tidak usah turun kendaraan. Estimasi kedatangan kontainer tidak dapat di prediksi bisa datang 2 jam sebelum waktu yang di tentukan dan bisa datang terlambat setelah waktu yang ditentukan, sistem ini pun hanya berlaku pada jam 22.00 WIB sampai jam 24.00 WIB. Sistem ini seharusnya diterapkan untuk proses bongkar muat di lokasi stack di lapangan JICT agar tidak ada penumpukan kendaraan di dalam blok bongkar muat JICT.
Para sopir kontainer berharap kepada pihak pengelola JICT agar memperbaiki sistem yang ada agar tidak ada kemacetan dan proses bongkar muat bisa berjalan dengan lancar.
Didalam proses sistem tersebut tidak ada punli, hanya saja keterlambatan dalam proses bongkar muat dan menimbulkan kemacetan panjang.
(Gun/GN)













