GENTANASIONAL.COM, JAKARTA | Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan, Formula E batal digelar di Monas. Ajang balapan itu batal digelar di Monas lantaran terkendala perijinan dari Pemerintah Pusat yang sulit.
Setelah memastikan gelaran Formula E batal di gelar di Monas, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama PT Jakarta Propertindo kini mempersiapkan lima lokasi alternatif yang akan dijadikan sebagai venue Formula E. Riza Patria menyebut, dari lima lokasi, dua di antaranya ada di kawasan Senayan serta Pantai Maju Bersama, yang berada di pulau reklamasi teluk Jakarta. “Formula E tadi disampaikan oleh direktur JakPro, tidak di Monas. Ada lima alternatif yang sedang nanti dicek lokasi yang terbaik. Yah macam-macamlah, di Senayan, Pantai Maju Bersama dan lain-lain,” ujar Riza kepada wartawan, Kamis(7/10/2021).
Pemakaian Monas menjadi venue Formula E menuai pro dan kontra sejak awal mula diumumkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pada 10 September 2019 yang lalu.
Mengutip pendapat Wakil Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Ima Mahdiah kepada wartawan, Rabu (6/10/2021). “Justru itu yang menjadi ironi, Pemprov DKI mengadakan kegiatan yang menghabiskan anggaran hingga triliunan rupiah namun belum mengetahui di mana lokasi balapannya,” ujar Ima.
Kemudian Ima mempertanyakan pengadaan infrastruktur untuk menyiapkan kawasan Monas menjadi lokasi sirkuit. “Dan bagaimana infrastruktur yang sudah dibuat di Monas menggunakan uang rakyat?, jadi sia-sia begitu saja!,” ungkap Ima. Untuk itu PDIP akan tetap mengajukan hak interpelasi untuk memperjelas persoalan Formula E.
Mengutip dari Kompas TV Kamis (7/10/2021), anggota DPRD Provinsi DKI Fraksi PSI Anggara Wicitra Sastroamidjojo, menyorot persiapan Pemprov DKI Jakarta dalam menggelar Formula E belum maksimal. Karena hingga delapan bulan sebelum proyeksi pelaksanaan Formula E, proposal terbaru dari proyek Formula E ini belum diberikan kepada DPRD DKI Jakarta. “Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih jauh dari kata siap, bahkan secara spesifik saya harus menyatakan dalam forum ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kalah dalam persiapan dengan anak anak SMP yang ingin mengadakan pensi, karena apa, karena kalo kita tarik pada pelaksanaan bulan Juli 2022 nanti, waktu persiapannya tidak lebih dari delapan bulan,” ujar Anggara. Selanjutnya Anggara mempertanyakan persiapan Formula E karena hingga Kamis (7/10/2021) belum menerima sejumlah dokumen terbaru.
Selain batal pelaksanaan di Monas, Project Director Sportainment JakPro sekaligus menjabat Strategis Business Unit (SBU) Formula E Muhammad Maulana, dikabarkan mengundurkan diri dari JakPro padahal Maulana merupakan orang yang terlibat dalam Formula E. Hal tersebut dibenarkan oleh Direktur JakPro, Gunung Kartiko yang sangat menghormati hak karyawan untuk mengundurkan diri. “Jangan dikaitkan-kaitin. Dia berhak lah… dia punya karier yang lain,” ungkap Gunung Kartiko.
(GN/Red.)













