Pramudi Busway Meminta Erick Thohir Segera Benahi Perum PPD

Pengurus SB Perum PPD Audiensi dengan Kementerian BUMN
DomaiNesia

Jakarta, gentanasional.com – Pengurus Serikat Buruh Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (SB Perum PPD) melakukan audensi dengan pihak kementerian BUMN yang diwakili oleh AsDep yang membidangi Perum PPD di kantor BUMN, Kamis (11/08/2022).

Menurut Gito Ardi yang juga pengurus SB Perum PPD, audensi ini adalah lanjutan dari aksi mogok kerja dan unjuk rasa yang dilakukan oleh Buruh Perum PPD pada hari Senin tanggal 8 Agustus 2022 kemarin di kantor pusat PPD Cawang dan kantor kementerian BUMN di Jalan Merdeka Selatan Jakarta Pusat.

Saat audiensi terlihat Ketua Serikat Buruh Perum PPD, Rianto dan Alson Naibaho selaku Kuasa Hukum dari SB Perum PPD.

Gito Ardi menyampaikan beberapa persoalan Perselisihan yang terjadi di tubuh PPD kepada Bapak Sulistyo Asdep Kementerian BUMN yang menangani perum PPD.

“Beberapa persoalan yang disampaikan antara lain, terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja terhadap Buruh PPD yang mayoritas anggota dan pengurus Serikat Buruh Perum PPD, iuran BPJS Ketenagakerjaan yang sudah 1 tahun 5 bulan terakhir tidak disetorkan oleh pihak management PPD ke BPJS, namun setiap bulan iuran tersebut selalu dipotong iurannya dari upah Buruh PPD, rencana merger antara PPD dan DAMRI yang tidak transparan dan tidak adanya jaminan kepastian status kerja buruh Perum PPD pasca adanya merger” kata Gito.

Diminta keterangan dilokasi yang sama, Ketua SB Perum PPD, Rianto menyampaikan beberapa persoalan lainnya seperti tekrutmen karyawan di tubuh PPD yang lebih kepada kekerabatan dan kekeluargaan/nepotisme dari mulai staf kantor sampai kepada Pramudi.

“Dalam hal ini kami juga menyampaikan secara tertulis disertai bukti bukti seperti keterangan dari BPJS, slip gaji pemotongan iuran BPJS, surat PHK yang tujukan langsung kepada Menteri BUMN Erick Tohir, kami berharap Bapak Erick Tohir segera mengambil langkah yang tepat dan membenahi management Perum PPD sebelum terjadinya merger dan bila perlu melakukan pergantian Direktur Utama PPD secepatnya untuk menyelamatkan BUMN PPD dan juga ribuan Buruh Perum PPD” tambah Gito.

(gn/red)

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *