GENTANASIONAL.COM, BALI | Ketua tim investigasi penataan ulang sistim keuangan ORARI, M. Syafei yang juga Sekjend Peradi Pergerakan akan mendalami laporan keuangan bank DPP ORARI Pusat periode lalu melalui rekening yang sah. “Akhirnya kami menindak lanjutinya dengan mengundang mantan Ketum dan Sekjend ORARI: Sugeng Supriatna dan Suryo Susilo serta beberapa nama yang terlibat dalam transaksi arus keluar masuk uang di rekening Orari”, kata M. Syafei di Bali (28/3/2022).
Mereka nanti akan diminta klarifikasinya atas sejumlah transaksi yang patut dipertanyakan karena selain jumlahnya besar/tidak wajar (ratusan juta hingga miliar rupiah), juga karena beberapa nama sesungguhnya tidak ada kaitan dan bukan anggota ORARI. Mereka diantaranya AM, HE, AR, SGR dan sebuah perusahaan berinisial AAE. Demikian antara lain penjelasan M. Syafei.
Masih menurut M. Syafei, bahwa ketua umum DPP ORARI yang sekarang Donny Imam Priambodo (DIP) bersungguh-sungguh untuk menata ulang dan membangun ORARI yang sehat, transparan dan melayani, sehingga segala hal dimasa lalu dirasa belum on the track akan ditata ulang termasuk masalah keuangan.
“Kami sebagai pihak yang berkomitmen mendukung transparansi ORARI, sebagaimana telah ditegaskan oleh ketum Peradi Pergerakan Sugeng Teguh Santoso saat penanda tanganan MOU dengan ORARI beberapa waktu lalu, akan terus membantu kepemimpinan DIP agar ORARI bisa kembali menjadi Organisasi sosial yang besar, bersahabat dan melayani”, ujar Syafei.
(GN/Red.)













