GENTANASIONAL.COM, JAKARTA | Anggota Fraksi Partai NasDem Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Irma Suryani memperingatkan Pemerintah Indonesia terkait lonjakan angka Covid-19 di China. Ia menyarankan pemerintah untuk memberhentikan sementara penerbangan dari dan menuju China.
Lonjakan kasus harian Covid-19 di China terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan di Provinsi Zhejiang mencapai 1 juta kasus baru pada Minggu (25/12).
“Stop sementara penerbangan dari dan ke China. Jika urgent, setiap penumpang dari China wajib di antigen, baru boleh keluar bandara. Ini penting untuk meminimalisir surat negatif Covid palsu penumpang dari China,” kata Irma dalam keterangannya, Selasa (27/12).
Disisi lain Irma meminta agar pemerintah menggenjot pelaksanaan vaksinasi ketiga/booster. Vaksinasi booster akan membuat imun lebih baik.
“Kita harus fokus pada vaksinasi booster, karena faktanya bagi yang sudah dibooster efektif meminimalisir akibat atau efek negatif dari serangan covid, tandasnya.
Lebih lanjut Irma mengingatkan pemerintah agar berhati-hati dalam mencabut kebijakan PPKM. Menurutnya, penerapan penggunaan masker harus tetap diberlakukan.
“Meskipun PPKM nantinya dicabut, pemerintah harus tetap menerapkan pemakaian masker pada kegiatan di indoor,” ujar Irma.
Legislator dari Dapil Sumatra Selatan II (Kabupaten Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ilir, Muaraenim, Lahat, Ogan Komering Ulu Timur, Ogan Komering Ulu Selatan, Ogan Ilir, Empat Lawang, Kota Pagar Alam, Kota Prabumulih, dan Penukal Abab Lematang Ilir) ini mengatakan, memang sudah saatnya PPKM dicabut. Dia menilai, vaksinasi tahap 1 dan 2 sudah mampu meminimalisir keganasan Covid.
“Kita sudah harus melanjutkan hidup dengan berkegiatan dalam rangka mencari nafkah dan lain-lain. Jika masih ada masyarakat yang tidak mau divaksin dan kemudian terinfeksi, itu sudah menjadi tanggung jawab pribadi biaya pengobatannya, karena BPJS tidak menanggung sakit akibat covid,” tandasnya
(GN/Red.)













