Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Jakarta Pusat (DPC GMNI JAKPUS) Menggelar Konferensi Cabang Ke-IV, pada 30-31 Maret 2026 bertempat di Gedung Wisma Sangkrini.
Kegiatan yang mengusung tema “Mewujudkan Kepemimpinanbermentaliteit Marhaenis dalam Mengerakan Perubahan dan Memperkuat Persatuan Nasional” menjadi sebuah momen penting bagi proses regenerasi kepemimpinan dan wadah konsolidasi organisasi dalam memperjuangkan Ideologi Marhaenisme.
Ketua DPC PA GMNI Jakarta pusat dalam sambutannya menegaskan bahwa suda menjadi tanggung jawab moral Alumni untuk terus medukung Lahirnya Kader-Kader Pemimpin yang tetap setia pada garis perjuangan Ideologi. “Kita membutuhkan pemimpin yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki keberpihakan yang jelas kepada rakyat” sambunya. Beliau pun mengucapkan apresiasi atas terselenggaranya Konferensi Cabang GMNI Jakarta Pusat yang ke IV sekaligus membuka Acara Konfercab GMNI Jakarta Pusat secara resmi.
Ketua DPC GMNI Jakarta Pusat, De Niao Umboh dalam sambutannya menyampaikan bahwa Konfercab IV ini merupakan forum strategis bagi kader untuk melakukan evaluasi, regenerasi, dan menentukan arah perjuangan ke depan.
Sementara itu Ketua Pelaksana dalam laporannya menegaskan bahwa Konfercab bukan hanya ajang pergantian Pemimpin, melainkan menjalankan komitmen dan tanggung jawab hingga akhir kepemimpinan adalah wujud nyata seorang kader marhaenis, seorang pemimpinan tidak hanya soal kepintaran tapi intergritas, loyalitas, dalam membangun Organisasi.
Setelah selesai dilakukan Pembukaan Konfercab, agenda dilanjutkan dengan agenda Persidangan yang dihadiri oleh Ketiga DPK GMNI yang ada di jakarta Pusat sebagai peserta sidang agenda persidangan berjalan dengan penuh dinamika dan dialektika dengan menghasilan ide dan gagasan serta rekomendasi-rekomendasi bagi GMNI Jakarta Pusat kedepan, serta melahirkan Formatur Ketua Terpilih Periode 2026-2028.
Dalam sambutan perdananya, Krens Betekeneng selaku Ketua terpilih menegaskan kembali komitmen persatuan guna membumikan Marhaenisme di Jakarta Pusat. Sebagai organisasi gerakan dan organisasi Kader maka GMNI Jakarta Pusat harus mampu memanifeestasikan Marhaenisme dalam setiap gerak dan langkah kader GMNI Jakarta Pusat kedepan, Krens Betekeneng pun menegaskan komitmenya untuk memperkuat dan memperluas basis marhaenis di Jakarta Pusat.
Setelah menyelesaikan Persidangan agenda Konfercab GMNI Jakpus ditutup dengan foto bersama.













